Rabu, 08 Mei 2013

NIAT YANG KUAT







**PRIA INI JALAN KAKI 6000 KM DEMI NAIK HAJI**

Niat yang diperkuat oleh iman kepada Allah SWT memang bisa mengalahkan segala rintangan apa pun. Hal ini dibuktikan Hadzic, seorang pria matang (47) dari Bosnia. Uang yang ia miliki hanya 200 euro, namun tak menghalangi niatnya untuk menunaikan ibadah Haji.

“Saya ingin beribadah haji tapi saya tidak memiliki cukup uang, saya hanya membawa 200 euro untuk berjalan menuju Saudi Arabia," ungkapnya seperti dilansir Emirates. Jadi dengan tekad kuat, Hadzic memulai perjalanan dari kampung halamannya Banovici, di utara Bosnia pada bulan Desember. Ia berjalan sepanjang lebih dari 5.900 km dari Bosnia menuju Mekkah. Dalam sehari ia menuturkan mampu menemuh 12 sampai 20 mil. Turki, Yordania dan Suriah adalah beberapa negara yang berhasil disinggahi sebelum memasuki Arab Saudi.

Hadzic hanya berbekal tas punggung berisi alquran dan uang 200 euro. Selama perjalanan ia tidur di masjid, sekolah, dan tempat-tempat lain, termasuk rumah-rumah warga sekitar yang berniat menolongnya.

Berjalan sepanjang Asia tengah menuju Arab harus menempuh daerah penuh binatang liar dan gejolak perang. Nyatanya hal ini tak menyurutkan langkah Hadzic.

“Mengapa harus takut, Allah selalu bersama saya," ungkapnya penuh yakin. Dan memang benar, kini Hadzic sudah berada di Mekkah bersama jutaan umat lainnya siap menjawab seruan Allah SWT,

"Labbaik Allahumma Labbaik. Labbaik, La Shareek Laka, Labbaik. Innal Hamdah, Wan Nematah, Laka wal Mulk, La Shareek Laka Labbaik."


Subhanallah...!!

~::✽ Mengapa Harus Berdoa? ✽ ::~




Bismillahirrahmanirrahim,

Manusia adalah makhluk sosial yang selalu berhubungan antara yang satu dengan yang lain. Dengan kata lain, manusia disebut sebagai makhluk yang selalu membutuhkan komunikasi sehingga para pakar komunikasi menyebutnya sebagai homo communicus. Betulkah teori tersebut?

Ketika Nabi Ibrahim akan menempatkan putranya yang masih bayi (Ismail) dan istrinya (Siti Hajar) di suatu lembah yang dikenal dengan sebutan Bakka, istrinya bertanya, "Allahu amaraka bi haadza (Apakah ini perintah Allah)?" Ibrahim menjawab, "Ya." Mendengar jawaban ini, istrinya berkata, "Kalau begitu aku merasa tenang, karena aku yakin Allah tidak akan meninggalkanku." Setelah meninggalkan mereka, Nabi Ibrahim a.s. berdoa, "Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur." (Q.S. Ibrahim [14]: 37)

Tidak lama setelah Nabi Ibrahim a.s. pergi, Ismail menangis kehausan. Melihat hal itu, Hajar berikhtiar mencari sumber air. Ia berlari ke bukit Shafa karena seperti melihat ada genangan air yang ternyata hanya fatamorgana. Hajar menoleh ke belakang dan seperti melihat ada genangan air di bukit Marwah yang lagi-lagi hanyalah fatamorgana. Hajar tidak putus asa, ia bolak-balik bukit Shafa dan Marwah hingga kelelahan luar biasa. Akhirnya, ia kembali menghampiri putranya yang terus-menerus menangis. Subhanallah, di dekat kaki putranya yang meronta, keluar mata air jernih yang sampai sekarang masih terus mengalir dan dikenal dengan sumur Zamzam.

Manusia adalah makhluk sosial yang selalu berhubungan antara yang satu dengan yang lain. Dengan kata lain, manusia disebut sebagai makhluk yang selalu membutuhkan komunikasi sehingga para pakar komunikasi menyebutnya sebagai homo communicus. Betulkah teori tersebut?

Coba Anda renungkan. Jika Anda mempunyai masalah dan hal tersebut disampaikan (curahan hati atau curhat) kepada sahabat, apakah beban pikiran akan berkurang? Tentu saja ya, bahkan mungkin saja beban tersebut akan terselesaikan. Begitulah pentingnya komunikasi antar personal (interpersonal communication) dalam kehidupan manusia.

Lalu, apa hubungan komunikasi dengan doa? Doa adalah komunikasi yang dilakukan manusia dengan pencipta-Nya atau dikenal juga dengan istilah trancendental communication. Dalam bahasa Arab, doa sering diterjemahkan dengan memanggil, meminta, atau mengajak. Lebih khususnya lagi, doa sering diartikan sebagai permohonan yang dipanjatkan oleh makhluk kepada Sang Pencipta atau dalam hal ini penulis menerjemahkannya sebagai curhat manusia kepada Allah.

Orang yang selalu berdoa kepada Allah menandakan bahwa ia adalah orang yang dekat dengan Allah dan Allah pun akan dekat bahkan mengabulkan doa hamba-Nya. Sebaliknya, orang yang malas untuk berdoa kepada-Nya termasuk orang-orang yang sombong sedangkan Allah sangat membenci orang-orang sombong. Dalam sebuah hadits, Rasulullah Saw bersabda, "Barangsiapa tidak (pernah) berdoa kepada Allah, maka Allah murka kepadanya." (H.R. Muslim)

Itulah mengapa kita dianjurkan untuk memperbanyak doa. Namun bagaimana kalau doa yang kita panjatkan secara terus menerus tidak kunjung dikabulkan? Jangan khawatir karena mungkin saja pengabulan doa tersebut ditunda beberapa tahun ke depan atau sampai hari kiamat. Ini sebagai bukti kasih sayang Allah kepada kita karena Ia Maha Mengetahui segala kebutuhan kita. Belum tentu permohonan yang kita panjatkan baik menurut Allah. Dan mungkin saja yang menurut kita tidak baik, adalah baik menurut Allah. Pengabulan doa adalah hak prerogatif Allah. Artinya, doa tersebut akan dikabulkan jika menurut Allah hal tersebut baik bagi diri kita.

Di masa Rasulullah, ada seorang sahabat yang bernama Tsa'labah. Dia adalah sahabat yang miskin. Suatu saat, dia memohon kepada Rasulullah Saw. untuk didoakan agar menjadi orang kaya. Namun Rasulullah menolaknya seraya berkata, "Kemiskinan lebih baik bagimu. Karena jika engkau kaya, saya khawatir engkau akan terlena dengan kekayaanmu." Namun, Tsa'labah tetap membujuk Rasulullah untuk mendoakan dirinya agar jadi orang kaya dan dia berjanji akan semakin rajin beribadah kalau dirinya kaya. Akhirnya, Rasulullah mendoakan Tsa'labah.

Apa yang terjadi kemudian? Setelah Tsa'labah didoakan dan berhasil menjadi orang kaya, ia lupa terhadap janji yang pernah diucapkan kepada Rasulullah Saw. Satu persatu ibadah yang biasa dia laksanakan ditinggalkannya. Jangankan shalat sunat, shalat wajib pun sudah mulai dia tinggalkan. Bahkan zakatnya pun tidak pernah dikeluarkan.

Jadi, kita tidak boleh berburuk sangka (suudzan alias negative thinking) kepada Allah hanya karena doa belum dikabulkan dan semoga kita selalu dapat berbaik sangka (husnudhan alias positive thinking) kepada Allah atas doa-doa kita.

""KISAH PENGGALI KUBUR & JENAZAH YANG SELAMA HIDUPNYA TIDAK PERNAH SHALAT""

Simak dan renungkanlah apa yg telah terjadi
didalam cerita ini,
marilah kita bersama-sama tuk merenungkannya,.

Ketika perang teluk
berlangsung, aku sedang berada
di Mesir dan sebelum perang
meletus, aku sudah terbiasa
menguburkan mayat di Kuwait,
yang aku ketahui dari masyarakat setempat.

Salah seorang familiku
menghubungiku
meminta agar menguburkan ibu
mereka yang meninggal.
Kami buka lubang masuknya dan
kami turunkan dari pundak kami.

Namun tiba-tiba jenazahnya
terlepas dan terjatuh ke dalam dan
tidak sempat kami tangkap
kembali hingga aku
mendengar dari gemeretak
tulangnya yang patah ketika
jenazah itu jatuh.

Aku melihat ke dalam
ternyata kain kafannya sedikit
terbuka sehingga terlihat
auratnya. Aku segera melompat
ke jenazah dan menutup aurat
tersebut.
Lalu dengan susah payah aku
menyeretnya ke arah
kiblat dan aku buka kafan di
bagian mukanya. Aku
melihat pemandangan yang
aneh. Matanya terbelalak dan
berwarna hitam. Aku menjadi takut
dan segera memanjat ke atas
dengan tidak menoleh
ke belakang lagi.

Setelah sampai di apartemen,
aku menghubungi
salah seorang anak perempuan
jenazah. Ia bersumpah agar aku
menceritakan apa yang terjadi
saat memasukkan jenazah ke
dalam kuburan. Aku
berusaha untuk mengelak,
namun ia terus
mendesakku hingga akhirnya
terpaksa harus
memberitahukannya. Ia
berkata, Ya Syaikh
(panggilan yang sering
diucapkan kepada seorang
ustadz-red), ketika anda
melihat kami bergegas keluar
dikarenakan kami
melihat wajah ibu kami
menghitam, karena ibu kami
tidak pernah sekalipun
melaksanakan shalat dan
meninggal dalam keadaan
berdandan.

Kisah nyata ini menegaskan
bahwa Allah SWT
menghendaki agar sebagian
hamba-Nya melihat
bekas Su'ul khatimah hambaNya yang durhaka agar menjadi
pelajaran bagi yang masih hidup.

Sesungguhnya yang demikian
itu merupakan
pelajaran bagi orang-orang
yang berakal.

Selasa, 07 Mei 2013

RENUNGAN








ANDAI AKU DIMAKAMKAN HARI INI
 
Mari kita simak cerita ini,..
ANDAI AKU DIMAKAMKAN HARI INI.
Perlahan, tubuhku ditutup tanah.
Perlahan…,
Semua pergi meninggalkanku.
Masih terdengar jelas
langkah-langkah terakhir mereka
Aku sendirian, di tempat gelap
yang tak pernah terbayang,
Sendiri, menunggu keputusan...
Istri, belahan hati, belahan jiwa pun pergi,
Anak, yang di tubuhnya darahku mengalir,
tak juga tinggal,
Apa lagi sekedar asisten, kawan dekat,
rekan bisnis, atau orang lain,
Aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka.
Istriku menangis, sangat pedih,
aku pun demikian,
Anakku menangis, tak kalah sedih,
dan aku juga…,
Anak buahku menghibur mereka,
kawan dekatku berkirim bunga dan ucapan,
tetapi aku tetap sendiri, disini,
menunggu perhitungan ...
Menyesal sudah tak mungkin.
Tobat tak lagi dianggap.
Dan ma'af pun tak bakal didengar,
aku benar benar harus sendiri...
untuk waktu yang tak terbayangkan ...

Ya .ALLAH...
(entah dari mana kekuatan itu datang,
setelah sekian lama
aku tak lagi dekat dengan-Nya,
tiba-tiba saja aku ingin menyebut-Nya)
Jika kau beri aku satu lagi kesempatan,
Jika kau pinjamkan lagi beberapa hari milik-Mu,
beberapa hari saja...
Aku akan berkeliling, memohon ma'af pada mereka,
yang selama ini telah merasakan zalimku,
yang selama ini sengsara karena aku,
yang tertindas dalam kuasaku,
yang selama ini telah aku sakiti hatinya
yang selama ini telah aku bohongi...

Aku akan kembalikan semua harta kotor ini,
Yang kukumpulkan dengan wajah gembira,
yang kukuras dari sumber yang tak jelas,
Yang kumakan, bahkan kutelan
yang sudah jelas haram...
Aku harus tuntaskan janji-janji palsu
yang sering kuumbar dulu

Duhai ALLAH...
Beri lagi aku
beberapa hari milik-Mu,
Untuk berbakti
kepada ayah dan ibu tercinta,
Teringat …
kata-kata kasar dan keras
yang menyakitkan hati mereka
Maafkan aku ayah dan ibu,
mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu

Beri juga aku waktu…!
untuk berkumpul dengan istri dan anakku,
Untuk sungguh-sungguh beramal soleh ...
Aku sungguh ingin bersujud dihadapanMu,
bersama mereka...
Begitu sesal diri ini
karena hari-hari telah berlalu
tanpa makna, Penuh kesia-siaan ...
Kesenangan yang pernah kuraih dulu,
tak ada artinya sama sekali
Mengapa kusia-siakan saja
waktu hidup yang hanya sekali
Mengapa kusia-siakan saja
Saat aku bisa ber-amal soleh, ber-investasi akherat

Aku dimakamkan hari ini,
dan semua menjadi tak terma'afkan…,
dan semua menjadi terlambat…,
dan aku harus sendiri-SEPI…
sendiri-tersembunyi…
sendirI-ditinggal semua yang kucintai….
sendiri-tiada yg menemani,
Kecuali amal perbuatan sebelum mati…

Andai aku bisa putar ulang waktu itu
Pasti aku akan berTOBAT.
Andai aku bisa putar ulang waktu itu
Pasti aku akan rajin berTAHAJUD.
Andai aku bisa putar ulang waktu itu
Pasti aku akan shalat berJAMA’AH.
Andai aku bisa putar ulang waktu itu
Pasti aku akan berAMAL SOLEH
Andai aku bisa putar ulang waktu itu
Pasti aku akan bantu anak yatim,
Fakir miskin, para janda yg hidup susah,
Tetangga yang tidak punya uang
saat istrinya akan melahirkan.
0ooh…
Andai aku bisa putar ulang waktu itu
Pasti aku akan ISI kotak amal di masjid,
bukan dengan uang recehan, ribuan
tapi aku akan isi dg lembaran 50 / 100 ribuan
Karena aku tau itulah yang pahalanya
terus mengalir walau aku sudah mati,
0ooh…Andai aku bisa putar ulang waktu itu…
Yaa Allaah
Andai Engkau beri aku kesempatan,
Yaa Allaah
Andai Engkau beri aku kesempatan,
Yaa Allaah
Kini aku menyesal
Aku telah mengabaikan
Bahwa ternyata mati itu rahasia.

Yaa Allaah
Kini aku menyadari,
Mengapa MATI itu RAHASIA?
1. Agar kami tidak cinta Dunia
2. Supaya kami tidak menunda amal
3. Agar kami selalu berusaha mencegah maksiat
4. Agar kami menjadi orang yang cerdas
Sebagaimana Sabda Rosulullah:
“ORANG YG CERDAS ADALAH ORANG YG SELALU
MEMIKIRKAN DAN MEMPERSIAPKAN KEMATIAN”.

DUHAI…ALLAH !!!
MENYESAL KEMUDIAN TIADA BERGUNA,
MENYESAL SAAT TERBARING
DI LIANG KUBUR
ADALAH SIA-SIA.
KARENA ALLAH SWT
TELAH MENGINGATKAN MELALUI FIRMANNYA:
QS AL-MUNAFIQUUN (63):10
"WAN-FIQUU MIMMAA
ROZAQNAAKUM
MING-QOBLI AYYA’TIYA
AHADAKUMUL MAOTU
FA-YAQUULU:
ROBBIY LAO –LAA AKHORTANIY
ILAA AJALIN QORIIB
FA-ASHODDAQA WA AKUN-MINASH-SHAALIHIINA"
Artinya:
“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah
kami berikan kpamu sebelum datang kematian
kepada salah seorang diantara kamu
Lalu ia berkata: Ya Rabbku,
mengapa Engkau tidak menangguhkan kematianku
Sampai waktu yg dekat,
Yang menyebabkan aku dapat bersedekah
dan aku termasuk orang-orang yang soleh.

MENYESAL KEMUDIAN TIADA BERGUNA,
MENYESAL SAAT TERBARING
DI LIANG KUBUR, ADALAH SIA-SIA.
KARENA ITU…SEBELUM KITA MENYESAL KELAK…
MARI …MULAI SEKARANG JUGA, DETIK INI JUGA
KITA MEMPERBAIKI DIRI, BERTOBAT…..
BETUL-BETUL TOBAT, TAUBATAN NASUHA

Al-Hibbu MinaLLah



Kalau Cinta Jangan Hanya Dalam Kata

Jangan terlalu percaya diri ketika seseorang memberi tahu bahwa dia mencintaimu..

Sampai kapan rasa itu bertahan andai hanya sekedar dijalani tanpa tahu akan di bawa kemana hubungan yang terjalin?

Karena sama halnya dengan musim,orang akan berubah seiring perjalanan waktu..

Bisa saja hari ini bilang cinta,esok sudah lupa karena tertarik kepada yang lebih tampan atau jelita..

Bagaimana harus setia kalau hubungan yang terjalin hanya sekedar suka sama suka..

Bagaimana akan melepas rindu kalau hanya cinta yang semu..

Bagaimana kita bisa terus bersamanya sepanjang waktu kalau Allah belum restu...

Cinta yang tak halal ,sejatinya begitu rapuh karena tak ada ikatan antara keduanya..

Oleh karena itu kalau cinta jangan hanya dalam kata...

Wujudkan dalam tindakan nyata dengan menghalalkannya..

Mintalah diberi kemudahan kepada Allah karena sungguh Dia akan mengabulkan kalau itu terbaik bagi kita..

Jangan lelah merangkai asa dalam do'a dan ikhtiar, karena janji-Nya adalah benar..

Bagi yang belum memiliki kekasih halal,mari kuatkan azzam untuk segera menghalalkannya.Andai belum memiliki kesiapan janganlah cinta yang hakikatnya suci itu kita kotori dengan nafsu sesaat yang merugikan kita baik dunia dan akhirat..

Bersabaralah dalam ketaatan semoga Allah memberi kemudahan




Istri Sholehah


♥ Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ♥

❥ SUAMI : Sayang,maafin aku ya..:-)

❥ ISTRI : maaf kenapa maas..??.:-)

❥ SUAMI : iya, dari awal kita menikah sampai saat ini belum bisa memberikan yg terbaik buat kamu, bahkan untuk makan sehari-hari dan biaya untuk anak2 sekolah pun sangat pas2an sekali.:-)
❥ Maafkan mas ya.:-)
❥ Aku harap kamu mau bersabar atas keadaanku yg skarang ini.:-)

❥ ISTRI : Masya ALLAH, bagiku tidak masalah maas.:-)
❥ Melihat kamu GIGIH dalam bekerja walaupun pekerjaanmu hanya biasa2 saja, kemudian engkau pulang dengan selamat dengan keringat hasil kerja keras itu sudah sangat Istimewa buat aku.:-)
❥ Apalagi kesabaranmu selama ini menghadapi bawel2an aku,anak2 yang suka nakal itu udah membuat rumah tangga kita sudah seperti layaknya di surga.:-)
❥ Tidak mengapa kita kekurangan harta, selama kita tidak MISKIN IMAN dan kebahagiaan aku bersyukur maas..:-)

❥ SUAMI : SubhanALLAH,
sungguh Alhamdulillaah aku bisa mendapatkan seorang istri sepertimu.:-)
❥ Semoga ALLAH senantiasa memberkahimu dalam setiap keadaan wahai Istriku.. [terharu bahagia]..
(SubhanALLAH Indah nya menikah full Barakah)

❥ Semoga Menjadi Contoh Bagi yang Sudah atau yang akan Berumah Tangga.. (◡‿◡✿)